nabi musa
Musa
Musa merupakan seorang nabi yang memiliki garis keturunan kepada Ibrahim. Musa dibesarkan di lingkungan istana Mesir walau ia harus melarikan diri dari istana lantaran perkara kematian seorang Mesir.[19] Setelah berlindung di negeri Madyan, Allah mengutus Musa supaya kembali ke Mesir untuk menyelamatkan Bani Israel menghadapi penindasan kaum Fir'aun. Harun turut mengiringi Musa selama menyiarkan risalah Allah kepada kaum Firaun. Dengan pertolongan Allah, Musa dan Harun menghadirkan banyak mu'jizat serta Azab dari Allah yang pedih untuk melawan kekafiran kaum Firaun, sampai ketika Allah memerintahkan Musa supaya menuntun kaum pengikutnya menyeberangi Laut Merah, yang kemudian menenggelamkan Firaun beserta bala tentara bangsa Mesir. Selain itu, Musa dikenal memiliki kesabaran besar selama memimpin kaumnya meninggalkan Mesir. Ketika Musa sedang bermunajat di Gunung Sinai; Samiri menyeleweng dengan mengajak Bani Israel kepada penyembahan patung anak sapi emas.[20] Harun, yang telah diberi amanat mengganti peran Musa, tidak sanggup menghalangi niat mereka, bahkan Harun diancam hendak dibunuh.[21] Tatkala menyadari dosa besar telah diperbuat di tengah-tengah kaumnya, Musa bersama tujuh puluh orang terpilih memohonkan pengampunan kepada Allah supaya Azab Kemurkaan tidak ditimpakan kepada seluruh Bani Israel, kemudian Allah mengabulkan permohonan ini sehingga kaum Musa tidak dipunahkan.[22]Musa merupakan satu-satunya manusia yang diberi keistimewaan untuk berbicara secara langsung kepada Allah,[23] juga Musa menerima perjanjian beserta ajaran Allah berupa Taurat, yakni sebuah kitab berisi berbagai perintah Allah maupun Hukum Allah.[24] Kitab Taurat diperuntukkan kepada orang-orang beriman.[25] Sementara itu, terdapat pula Kitab Musa yang disebut sebagai salah satu kitab terbaik untuk umat manusia.[26]
Komentar
Posting Komentar